Identifikasi Pemanfaatan Permainan Tradisional untuk Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia Dini

  • Nada Buahana Baiq universitas mataram
  • Nurhasanah Universitas Mataram
  • I Made Suwasa Astawa Universitas Mataram
Keywords: Anak Usia Dini, Pembelajaran, Permainan Tradisional, Perkembangan Motorik Kasar

Abstract

Penelitian ini didorong oleh kenyataan di lapangan bahwa permainan tradisional jarang dimainkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pesatnya inovasi dalam kehidupan masyarakat dan minimnya informasi pada guru. Padahal, permainan tradisional mempunyai banyak manfaat untuk berbagai aspek perkembangan, khususnya perkembangan motorik kasar. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi pemanfaatan permainan tradisional untuk stimulasi motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan ialah survey. Lokasi riset dilakukan di Kecamatan Suralaga, NTB. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan tradisional di Kecamatan Suralaga sangat jarang digunakan. Hal ini berdasarkan data yang diperoleh dari analisis pelaksanaan pembelajaran yaitu berdasarkan alat yang digunakan dan klasifikasi permainan tradisional

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achroni, K. (2012). Mengoptimalkan tumbuh kembang anak melalui permainan tradisional. Yogyakarta: Javalitera

Akbari, & Ziaee. (2009). The effect of traditional games in fundamental motor skill development in 7-9 year old boys. http://shura.shu.ac.uk/7143/

Efendi, I. D. (2015). Permainan Tradisional Sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini. 13(3), 11–18.

Hayati, H. S., Ch, M., & Asmawi, M. (2017). Effect Of Traditional Games, Learning Motivation And Learning Style On Childhoods Gross Motor Skills. In International Journal of Education and Research (Vol. 5, Issue 7). www.ijern.com

Janssen, I. (2007). Physical activity guidelines for children and youth. In Applied Physiology, Nutrition and Metabolism (Vol. 32, Issue SUPPL. 2E). https://doi.org/10.1139/H07-109

Kovačević, T., & Opić, S. (2014). Contribution of Traditional Games to the Quality of Students’ Relations and Frequency of Students’ Socialization in Primary Education.

Livonen, S., & Sääkslahti, A. K. (2014). Preschool children’s fundamental motor skills: A review of significant determinants. In Early Child Development and Care (Vol. 184, Issue 7, pp. 1107–1126). Taylor and Francis Ltd. https://doi.org/10.1080/03004430.2013.837897

Montolalu. (2008). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Mulyasa. (2010). Menjadi Guru Profesional (Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan). Bandung: Rosda.

Nurwahidah, Maryati, S., Nurlaela, W., & Cahyana. (2021). Permainan Tradisional Sebagai Sarana Mengembangkan Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia Dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(02), 49–61. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v4i02.6422

Stodden, D. F., Langendorfer, S. J., Goodway, J. D., Roberton, M. A., Rudisill, M. E., Garcia, C., & Garcia, L. E. (2008). A developmental perspective on the role of motor skill competence in physical activity: An emergent relationship. Quest, 60(2), 290–306. https://doi.org/10.1080/00336297.2008.10483582 Sujiono, Y. N &

Sujiona, B. (2011). Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta: PT Indeks.

Published
2023-11-02