https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/issue/feed Jurnal Pendidikan Modern 2026-02-03T09:12:15+00:00 Wening Sekar Kusuma jpm@stkipmodernngawi.ac.id Open Journal Systems <div class="additional_content"> <p>JPM (Jurnal Pendidikan Modern) is a journal published by Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Modern Ngawi, Indonesia. JPM (Jurnal Pendidikan Modern)<strong>&nbsp;&nbsp;</strong>will publish in three times issues are scheduled for publication: January, May, and September. JPM (Jurnal Pendidikan Modern) encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education. The journal publishes a broad range of papers from all branches of education and individual or group learning relating to education. JPM (Jurnal Pendidikan Modern) has accredited by Ministry of Research and Technology /National Agency for Research and Innovation, Republic of Indonesia (<a href="https://sinta3.kemdikbud.go.id/journals/profile/6647" target="_blank" rel="noopener">SINTA-Science and Technology Index</a>)</p> <p>Jurnal Pendidikan Modern teregistrasi dengan<strong> E-ISSN : <a title="E-ISSN" href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1494824548&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2580-099X</a></strong>&nbsp;dan <strong>P-ISSN : <a title="P-ISSN" href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1433909297&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2460-1225</a></strong>.</p> </div> https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/1278 Pengembangan Modul Ajar IPAS berbasis Understanding by Design di Sekolah Dasar 2025-12-29T19:43:52+00:00 Degi Alrinda Agustina gygyalrinda@gmail.com Kartini kartinipgsd@borneo.ac.id Nurhariska nurhariska12@gmail.com <p>Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang mencakup pembelajaran intrakurikuler yang lebih beragam dan berfokus pada konten secara lebih efektif, memberikan siswa lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi topik dan meningkatkan kompetensi. Selama proses pembelajaran, guru mempunyai pilihan untuk menggunakan berbagai alat bantu pembelajaran untuk mempersonalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan dan minat belajar siswa. SDN 015 Tarakan merupakan salah satu sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka. <em>Understanding by Design</em> (UbD) merupakan rancangan pengetahuan mendalam yang menggunakan alur desain mundur untuk mengingat tugas-tugas yang harus diselesaikan sehingga guru dapat merencanakan kegiatan untuk menyelesaikannya, disebut juga pelatihan terencana. UbD digunakan sebagai desain alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengintegrasikan ketiga komponen tersebut dan membalikkan urutan desain pembelajaran: menyusun tujuan pembelajaran terlebih dahulu, kemudian pertanyaan penilaian, dan terakhir langkah pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan bahwa kelayakan modul ajar berbasis <em>Understanding by Design</em> yang ditinjau melalui tahap validasi ahli kurikulum, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli kurikulum mencapai presentase 82%, validasi materi mencapai presentase 86%, dan validasi bahasa mencapai presentase 88%. Berdasarkan hasil tersebut maka, modul ajar berbasis <em>Understanding by Design</em> sangat layak dengan rata-rata kelayakan 85,3 % dan dapat diterapkan bagi guru dalam pembelajaran</p> 2025-12-29T19:23:16+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Modern https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/1331 Pengaruh Permainan Kolaboratif Menyusun Menara Balok Terhadap Perkembangan Kepercayaan Diri Anak 2025-12-29T19:25:44+00:00 Lutfiah Nur Fadhilah lutfiahfadhilah11@gmail.com Yuli Tri Andini yulitna@unej.ac.id Octavian Dwi Tanto octaviandwitanto@unej.ac.id Octavian Dwi Tanto octaviandwitanto@unej.ac.id <p class="abstrak"><span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan membangun menara balok secara kolaboratif terhadap perkembangan rasa percaya diri pada anak usia 5–6 tahun di TK Tadika Puri Jember. Latar belakang penelitian ini bermula dari pentingnya rasa percaya diri dalam mendukung kesiapan belajar anak dan perlunya metode berbasis bermain yang dapat merangsang keberanian, partisipasi, dan kemampuan bekerja sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental yang melibatkan dua kelas, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrumen penilaian rasa percaya diri yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan uji statistik untuk menguji perbedaan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kegiatan membangun menara balok secara kolaboratif terhadap rasa percaya diri anak. Anak-anak dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan keberanian, inisiatif, dan kemampuan mengungkapkan pendapat dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan membangun menara balok secara kolaboratif efektif sebagai alternatif kegiatan belajar untuk meningkatkan rasa percaya diri anak.</span></p> 2025-12-29T19:24:52+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Modern https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/1341 Pengenalan Konsep Ketuhanan Pada Anak Usia Dni dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Islam 2025-12-29T19:25:44+00:00 indah rohmatuzzahro indahrzahro@unej.ac.id Senny Weyara Dienda Saputri senny.fkip@unej.ac.id Umi Musya'adah umimusya1989@gmail.com Nur Andini Salsabila 240210205076@gmail.unej.ac.id <p>Anak usia dini merupakan manusia yang lahir membawa fitrah, fitrah sebagai manusia yang ingin belajar, banyak ingin tahu, dan ingin memahami hal-hal baru. Dan orang tuanya lah yang menentukan jalannya dalam menempuh kehidupan di masa yang akan datang, maka penting bagi para orang tua dan guru dalam mendidik anak usia dini untuk mengembangkan kecerdasan spiritualnya. Ciri perkembangan spiritual anak usia dini biasanya pada pengenalan Tuhan dan pemahamannya tentang Tuhan. Hal ini berpengaruh pada kecerdasan intelektual dan emosionalnya kelak. Filsafat pendidikan Islam menjadi konsep dasar bahwa manusia lahir dengan fitrah keagamaan. Pengenalan konsep Tuhan ini bertujuan untuk menguatkan pondasi anak usia dini dalam perkembangan spiritual yang nantinya akan mempengaruhi moral dan akhlak anak. Namun kita sebagai orang tua, sebagian besar seringkali kesulitan dalam memberikan pengenalan konsep Tuhan pada anak. Kritisnya pertanyaan anak pada orang tua terhadap segala bentuk kegiatan ibadah yang diajarkan orang tua. Anak cenderung mematuhi hanya karena diperintahkan bukan diajarkan pemahamannya. Dampaknya akan mempengaruhi kemampuan emosional, moral dan spiritual pada anak. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan strategi pengenalan konsep Tuhan untuk anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengenalan konsep ketuhanan pada anak usia dini dalam pandangan filsafat pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan metode literatur review. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dalam anak usia dini dapat menumbuhkan insting sebagai makhluk yang bertuhan dengan beberapa stimulasi yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak pendukung, seperti orang tua, guru dan masyarakat sekitarnya. Namun hal ini disesuaikan dengan tahapan perkembangan pada anak. Beberapa hal yang dapat diterapkan oleh orang tua dan guru pada anak tentang bagaimana mengenalkan Tuhan yaitu : Membacakan cerita atau kisah-kisah kekuasaan Allah, mendongeng tentang cerita-cerita yang berkaitan dengan nilai-nilai moral dan agama, menyanyikan lagu-lagu tentang keesaan Allah, mengajak ke tempat ibadah dan melakukan ibadah bersama, membiasakan perilaku terpuji dan melaksanakan kegiatan sehari-hari yang mengandung unsur keagamaan.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>pengenalan konsep ketuhanan, anak usia dini, filsafat pendidikan Islam</p> 2025-12-29T19:25:18+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Modern https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/1344 Kemampuan TOEFL: Identifikasi Kesenjangan Sub-Keterampilan Menyimak pada TOEFL Listening Part B Mahasiswa Tahun Pertama 2026-01-29T07:24:24+00:00 Luthfi Awwalia luthfi.awwalia@trunojoyo.ac.id Lucky Amatur Rohmani luckyrohmani@stkipmodernngawi.ac.id <p>Salah satu keterampilan bahasa Inggris yang paling menantang bagi mahasiswa, khususnya dalam konteks tes standar seperti <em>Test of English as a Foreign Language (</em>TOEFL) ialah <em>listening</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan sub-keterampilan <em>listening</em> mahasiswa tahun pertama melalui analisis TOEFL <em>Listening Part B</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri atas 74 mahasiswa semester pertama yang dipilih secara <em>purposive</em>. Data dikumpulkan melalui hasil tes TOEFL <em>Listening Part B</em> dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis dengan mengelompokkan butir soal berdasarkan jenis pertanyaan, yaitu ide pokok, detail spesifik, makna tersirat, serta sikap atau maksud pembicara. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa relatif lebih mampu menjawab soal seputar detail spesifik yang disampaikan secara eksplisit dalam percakapan. Sebaliknya, kesulitan yang signifikan ditemukan pada sub-keterampilan memahami ide pokok, menarik makna tersirat, dan memahami sikap atau maksud pembicara. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa cenderung mengandalkan strategi menyimak berbasis kata kunci dan belum mampu membangun pemahaman wacana secara menyeluruh dalam percakapan panjang. Kesimpulan yang di dapat yakni TOEFL <em>Listening Part B</em> memiliki potensi kuat sebagai instrumen asesmen diagnostik untuk memetakan kesenjangan sub-keterampilan <em>listening</em>. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan pembelajaran <em>listening</em> yang lebih terarah, kontekstual, dan berbasis kebutuhan di pendidikan tinggi.</p> 2025-09-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Modern https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/1321 Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Penalaran Analogis Siswa pada Materi Limas 2026-01-26T22:54:07+00:00 Budi Sasomo budisasomo@stkipmodernngawi.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan LKPD berbasis <em>Problem Based Learning</em> (PBL) untuk meningkatkan penalaran analogis siswa pada materi limas. Metode penelitian menggunakan desain pengembangan dengan tahapan investigasi awal, perancangan dan pengembangan, serta evaluasi formatif. Data diperoleh melalui validasi ahli, uji perseorangan, uji kelompok kecil, uji lapangan, tes penalaran analogis, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan dinilai valid berdasarkan penilaian ahli, praktis digunakan dalam pembelajaran, dan memberikan efek positif terhadap peningkatan penalaran analogis peserta didik. Siswa mampu mengenali kesamaan struktur, melakukan pemetaan konsep, serta mentransfer strategi penyelesaian dari situasi sebelumnya ke masalah baru. Dengan demikian, LKPD berbasis PBL dapat menjadi alternatif perangkat pembelajaran yang mendorong pemahaman konseptual dan kemampuan penalaran analogis pada bangun ruang limas.</p> 2025-09-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Modern https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/1336 Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Menyelesaikan Masalah Ditinjau dari Gaya Berpikir 2026-01-29T07:47:44+00:00 Pratiwi Novitasari pratiwinovitasari04@gmail.com Lina Rumiati linarumiati@stkipmodernngawi.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan Matematika dalam menyelesaikan masalah ditinjau dari gaya berpikir sekuensial konkret dan acak konkret. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa gambaran tentang kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan matematika dengan gaya berpikir SK dan AK dalam memecahkan masalah matematika. Instrumen dalam penelitian ini meliputi peneliti sebagai instrumen utama, sedangkan instrumen pendukung meliputi angket gaya berpikir, tes kemampuan berpikir kreatif, dan pedoman wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah dua mahasiswa dengan gaya berpikir SK dan AK yang paling dominan diantara mahasiswa lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan gaya berpikir SK mampu memenuhi indikator berpikir kreatif yaitu keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Sedangkan mahasiswa dengan gaya berpikir AK &nbsp;tidak mampu memenuhi indikator berpikir kreatif yaitu keluwesan dan elaborasi, dan hanya mampu memenuhi indikator berpikir kreatif keaslian.</p> 2025-09-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Modern https://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/1347 E-Book Morals Smart Book (MOSBO) sebagai Stimulasi Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini 2026-02-03T09:12:15+00:00 Anti Isnaningsih antiisnaningsih@gmail.com Nia Dwi Lestari niadwilestari57@gmail.com Aprilia Wahyuning Fitri Apriliawfitri94@gmail.com Luthfi Aji Ramdani luthfiajiramdani@gmail.com <p>Pengembangan media pembelajaran yang relevan dengan karakteristik anak usia dini menjadi kebutuhan penting, khususnya dalam menstimulasi aspek nilai agama dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan <em>e-book Morals Smart Book</em> (MOSBO) sebagai media pembelajaran nilai agama dan moral anak usia 4–5 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model pengembangan 4-D, yang meliputi tahap <em>define, design, development, dan disseminate.</em> Subjek penelitian melibatkan ahli materi, ahli media, serta pendidik PAUD sebagai pengguna. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan angket respon guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan <em>Aiken’s V</em> dan persentase respon pengguna. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa media pembelajaran <em>e-book</em> <em>Morals Smart Book</em> (MOSBO) dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil penilaian validitas, e-book MOSBO dinyatakan valid dengan koefisien validasi berada pada rentang 0–0,5 pada validasi ahli materi dan ahli media. Hasil angket respon guru pada uji coba lapangan menunjukkan persentase sebesar 85,4% pada uji coba skala kecil dan 93,1% pada uji coba skala besar, yang berada pada kategori sangat baik. Media pembelajaran e-book MOSBO dikembangkan untuk memfasilitasi pendidik dalam memberikan pembelajaran nilai agama dan moral kepada anak usia 4–5 tahun berdasarkan permasalahan yang ditemukan di lapangan. Materi dalam <em>e-book</em> MOSBO meliputi aspek akidah, fiqih, dan akhlak yang disajikan secara sistematis dan kontekstual. Dengan demikian, <em>e-book</em> <em>Morals Smart Book</em> (MOSBO) layak digunakan sebagai media pembelajaran nilai agama dan moral anak usia dini</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata Kunci:</strong><em>e-book</em>, media pembelajaran, nilai agama, nilai moral, anak usia dini</p> 2026-02-03T09:06:28+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Modern