Pengembangan Permainan Monopoli dalam Kemampuan Mengenal Lingkungan pada Anak Usia 4-5 Tahun

  • Aprilia Wahyuning Fitri Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
  • Dita Reni Atika Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
Keywords: Permainan monopoli, kemampuan mengenal, anak usia 4-5 tahun

Abstract

Pada permainan monopoli lingkungan digunakan dalam proses kegiatan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak, hal ini sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia dini yang mempunyai dunia bermain. Permainan ini bertujuan untuk menghasilkan atau mengembangkan permaian monopoli dalam kemampuan menganl lingkungan untuk anak usia 4-5 tahum. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research & Development (R&D) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementasion, evaluation). Subjek penelitian adalah 12 guru dari 4 Taman Kanak-Kanak di Kebumen. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk guru dan ahli materi serta media, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan permainan monopoli layak dan valid digunakan untuk kemampuan mengenal lingkungan anak usia 4-5 tahun.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, S. (2016). Teori Belajar Dan Pembelajaran. Prenadamedia Group.

Fitri, A. W. (2016). Peningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1-10 Melalui Permainan Sunda Manda Pada Anak Kelompok A Tkit Ar-Rahmaan 1 Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Pendidikan Guru PAUD S-1, 5(4), 371–382.

Fitri, A. W., & Safitri, I. D. (2022a). Stimulasi Perilaku Prososial Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Anak Usia 5-6 Tahun. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(2), 343. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1445

Fitri, A. W., & Safitri, I. D. (2022b). Stimulasi Perilaku Prososial Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Anak Usia 5-6 Tahun. Children, 5, 6.

Fitri, A. W., & Triana, H. (2022). Improving The Ability Executive Functiom Through Outdoor Play. International Conference of Early Childhood Education in Multiperspectives, 40–49.

Fitri, A. W., & Ummah, L. (2022). Pengaruh Pendekatan Whole Language Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(1), 111–116. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i1.276

Hasanah, U. (2019). Penggunaan Alat Permainan Edukatif (Ape) Pada Taman Kanak-Kanak Se-Kota Metro. AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 20. https://doi.org/10.24235/awlady.v5i1.383.

Montessori, M. (2013). Metode Montessori: Panduan Wajib untuk Guru dan Orangtua Didik PAUD Pendidikan Anak usia Dini, Terj. Ahmad Lintang Lazuardi.

Mulyasa. (2012). Manajemen PAUD. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2015). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif Dan Menyenangkan. (Remaja Rosdakarya).

Nurkhasanah, S., & Fitri, A. W. (2022). Meningkatkan Keterampilan Meremas melalui Messy Play. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(1), 30–40. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i1.291

Pertiwi, D. A., Fitroh, S. F., & Mayangsari, D. (2018). Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(2), 86–100.

Suciati, S., Septiana, I., & Untari, M. F. A. (2016). Efektivitas Media Monopoli Berbahasa (Monosa) Dalam Pembelajaran Tematik Integratif Di Sd Kelas Iv. Mimbar Sekolah Dasar, 3(2), 136–150.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Suyatno. (2005). Pembelajaran untuk anak TK. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Published
2023-09-30