Studi Tentang Penerapan Kurikulum 2013 pada Pembelajaran Penjasorkes di Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan

  • Danang Prama Dhani STKIP Modern Ngawi
  • Puput Eka Bajuri STKIP Modern Ngawi
Keywords: Penerapan Kerikulum 2013, Pembelajaran Penjasorkes

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai Study
Tentang Penerapan Kurikulum 2013 Pada Pembelajaran Penjasorkes di Sekolah
Dasar Negeri Se Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan Tahun Ajaran 2016/2017.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian evaluatif menggunakan metode
deskriptif dengan teknik survey. Subyek Penilitian dalam penelitian ini adalah guru
penjasorkes dari masing-masing Sekolah Dasar Negeri se Kecamatan Punung tahun
pelajaran 2016/ 2017 yang menggunakan Kurikulum 2013. Teknik Pengumpulan
data yang digunakan adalah instrumen yang berisi seperangkat kuisioner. Teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini secara kuantitatif dengan bantuan
analisis statistik deskriptif, melalui uji coba instrumen terlebih dahulu seperti uji
validitas dan uji reliabilitas. Dari penelitian tersebut dapat diketahui hasil yang
diperoleh dari perencanaan proses pembelajaran adalah 61% sudah melaksanakan
Perencanaan Proses Pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013, 16% baru
sebagian melaksanakan Perencanaan Proses Pembelajaran sesuai dengan kurikulum
2013, dan 23% belum melaksanakan Perencanaan Proses Pembelajaran sesuai
dengan kurikulum 2013, sedangkan pelaksanaan proses pembelajaran adalah 30%
sudah melaksanakan Perencanaan Proses Pembelajaran sesuai dengan kurikulum
2013, 34% baru sebagian melaksanakan Perencanaan Proses Pembelajaran sesuai
dengan kurikulum 2013, dan 36% belum melaksanakan Perencanaan Proses
Pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013, penilaian hasil pembelajaran sebesar
13% sudah melaksanakan Penilaian Hasil Pembelajaran sesuai dengan kurikulum
2013, 0% baru sebagian melaksanakan Penilaian Hasil Pembelajaran sesuai dengan
kurikulum 2013, dan 87% belum melaksanakan Penilaian Hasil Pembelajaran sesuai
dengan kurikulum 2013, dan 31% sudah melaksanakan Pengawasan Proses
Pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013, 42% baru sebagian melaksanakan
Pengawasan Proses Pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013, dan 27% belum
melaksanakan Pengawasan Proses Pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan sebagian besar yaitu sebesar
40% komponen pelaksanaan kurikulum 2013 terkait mata pelajaran olahraga yang
dilakukan oleh guru olahraga se kecamatan Punung sudah dilaksanakan sesuai
dengan kurikulum 2013, sebesar 29% komponen pelaksanaan kurikulum 2013
terkait mata pelajaran olahraga yang dilakukan oleh guru olahraga se kecamatan
Punung masih sebagian yang dilaksanakan sesuai dengan kurikulum 2013, dan
sebesar 31 % komponen pelaksanaan kurikulum 2013 terkait mata pelajaran
olahraga yang dilakukan oleh guru olahraga se kecamatan Punung belum
dilaksanakan sesuai dengan kurikulum 2013.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-01-09
Section
Articles