Pengembangan Modul Ajar IPAS berbasis Understanding by Design di Sekolah Dasar
Abstract
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang mencakup pembelajaran intrakurikuler yang lebih beragam dan berfokus pada konten secara lebih efektif, memberikan siswa lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi topik dan meningkatkan kompetensi. Selama proses pembelajaran, guru mempunyai pilihan untuk menggunakan berbagai alat bantu pembelajaran untuk mempersonalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan dan minat belajar siswa. SDN 015 Tarakan merupakan salah satu sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka. Understanding by Design (UbD) merupakan rancangan pengetahuan mendalam yang menggunakan alur desain mundur untuk mengingat tugas-tugas yang harus diselesaikan sehingga guru dapat merencanakan kegiatan untuk menyelesaikannya, disebut juga pelatihan terencana. UbD digunakan sebagai desain alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengintegrasikan ketiga komponen tersebut dan membalikkan urutan desain pembelajaran: menyusun tujuan pembelajaran terlebih dahulu, kemudian pertanyaan penilaian, dan terakhir langkah pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan bahwa kelayakan modul ajar berbasis Understanding by Design yang ditinjau melalui tahap validasi ahli kurikulum, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli kurikulum mencapai presentase 82%, validasi materi mencapai presentase 86%, dan validasi bahasa mencapai presentase 88%. Berdasarkan hasil tersebut maka, modul ajar berbasis Understanding by Design sangat layak dengan rata-rata kelayakan 85,3 % dan dapat diterapkan bagi guru dalam pembelajaran
Downloads
References
Hastasasi, W. (2022). Panduan Pengembangan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi, April, 118.
Kuntari, F. R., Rondonuwu, F. S., & Sudjito, D. N. (2019). Understanding by Design (UbD) for the Physics Learning about Parabolic Motion. Jurnal Penelitian Fisika Dan Aplikasinya (JPFA), 9(1), 32. https://doi.org/10.26740/jpfa.v9n1.p32-43
Lumbreras, R., & Rupley, W. H. (2020). Pre-service teachers’ application of understanding by design in lesson planning. International Journal of Evaluation and Research in Education, 9(3), 594–599. https://doi.org/10.11591/ijere.v9i3.20491
Pertiwi, S., Sudjito, D. N., & Rondonuwu, F. S. (2019). Perancangan Pembelajaran Fisika tentang Rangkaian Seri dan Paralel untuk Resistor Menggunakan Understanding by Design (UbD). Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.24246/juses.v2i1p1-7
Setyanto, J. R., Sudjito, D. N., & Rondonuwu, F. S. (2018). The Use of Understanding by Design in Designing the Physics Lesson Plan about Newton ’ s Second Law. Journal of Science and Science Education, 2(2), 69–80.
Thiagarajan, S. A. O. (1976). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Journal of School Psychology, 14(1), 75. https://doi.org/10.1016/0022-4405(76)90066-2
Warso, A. W. D. D., Zahroh, S. H., Parno, Mufti, N., & Anggraena, Y. (2017). Panduan Pembelajaran dan Asesmen. Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 123.
Wati, W. (2022). Analisis Pengembangan Rancangan Pembelajaran dengan Pendekatan Understanding by Design Pada Pembelajaran PAI SMP Negeri 11 Bengkulu Tengah. Jurnal Pendidikan Profesi Guru Agama Islam, 2(4), 373–378.
Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). The Understanding by Design Guide to Creating High-Quality Units. In The Understanding by Design Guide to Creating High-Quality Units.
Yulistina Nur DS, Tarpan Suparman, & Ayu Fitri. (2023). Edukasi Pemilahan Sampah Organik Dan Anorganik Di Sekolah Dasar. Jurnal Buana Pengabdian, 5(2), 55–61. https://doi.org/10.36805/jurnalbuanapengabdian.v5i2.5788








