Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas III SDN Bringin 1 Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi dengan Menggunakan Teknik Akrostik

  • Sofyan Susanto
Keywords: Menulis, Puisi, Teknik Akrostik

Abstract

Kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, keterampilan berbahasa dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Standar kompetensi merupakan dasar bagi peserta didik untuk memahami dan merespon situasi lokal, regional, nasional, dan global. Dengan kompetensi tersebut diharapkan peserta didik dapat mengembangkan potensinya sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan minatnya serta dapat menumbuhkan penghargaan tehadap  karya sastra dan intelektual bangsa sendiri. Namun kenyataan di lapangan kompetensi yang diharapkan dari pembelajaran Bahasa Indonesia belum semuanya dapat dicapai oleh siswa. Khususnya tingkat apresiasi terhadap sastra, yang termasuk menulis puisi pada anak. Banyak anak yang kurang berminat atau kesulitan dalam menulis puisi bahkan guru banyak yang mengeluh dalam melaksanakan pembelajaran menulis puisi. Untuk menumbuhkan dan meningkatkan sikap apresiasi terhadap sastra sejak dini bagi siswa, perlu ditempuh suatu cara atau metode yang merangsang anak untuk gemar menulis puisi. Menulis puisi dengan teknik akrostik akan memberi kemudahan pada siswa dalam menulis puisi, siswa akan lebih mudah menyusun kata-kata. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi  peningkatan keterampilan siswa dalam menulis puisi dengan menggunakan teknik akrostik dan terjadi  peningkatan keaktivan siswa kelas III SDN Bringin 1 Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi dalam pembelajaran menulis puisi dengan penerapan teknik akrostik.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-05-21
Section
Articles