Manajemen Pengawasan dan Evaluasi di Laboratorium Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangkaraya

  • Siti Aisyah Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya
  • Hapijah Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya
  • Fitriyani Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya
  • Hadma Yuliani Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya
Kata Kunci: Management, Evaluation, Laboratory, Physics

Abstrak

Abstrak

Laboratorium berperan krusial dalam menentukan standar pendidikan karena mampu menghasilkan karya ilmiah. Manajemen laboratorium adalah upaya mengatur dan mengelola laboratorium. Kualitas pengelolaan suatu laboratorium sangat bergantung pada sejumlah faktor yang saling terkait. Meskipun dilengkapi dengan peralatan laboratorium yang canggih dan staf yang terampil, laboratorium mungkin tidak dapat beroperasi secara efektif tanpa adanya manajemen laboratorium yang baik. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengawasan dan evaluasi laboratorium fisika yang ada di IAIN Palangka Raya. Adapun kajian pustaka yang digunakan dalam artikel ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan library research (studi pustaka), yaitu penelitian yang subjeknya berupa literatur terkait pengawasan dan evaluasi laboratorium, dan didukung dengan wawancara ataupun oleh buku-buku yang ada. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa terungkap ada beberapa aspek penting mengenai sistem pemantauan dan evaluasi kegiatan di laboratorium tersebut. Dari hasil wawancara, maka dapat disimpulkan bahwa laboratorium fisika telah melakukan sejumlah langkah penting dalam pengelolaan kegiatan laboratorium. Namun, masih terdapat beberapa area yang masih perlu ditingkatkan seperti pembuatan instrumen pemantauan yang lebih sistematis, peningkatan frekuensi pelaporan bulanan, dan pengembangan dokumen rekomendasi yang lebih formal. Rekomendasi saran yakni untuk meningkatkan efektivitas sistem pemantauan dan evaluasi kegiatan laboratorium fisika di IAIN Palangka Raya, maka diperlukan langkah-langkah konkret. Laboratorium harus segera mengembangkan instrumen pemantauan yang terstruktur, menyusun petunjuk penggunaan bahan yang lebih formal, meningkatkan frekuensi pelaporan bulanan, dan mengembangkan dokumen rekomendasi yang lebih formal. Selain itu, penting untuk memberikan pelatihan dan pengembangan kepada staf laboratorium agar mereka dapat memahami dan menerapkan perubahan dengan efektif.

Diterbitkan
2024-05-23
Bagian
Articles