Jurnal Pendidikan Modern http://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm <div class="additional_content"> <p>Jurnal Pendidikan Modern teregistrasi dengan<strong> E-ISSN : <a title="E-ISSN" href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1494824548&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2580-099X</a></strong>&nbsp;dan <strong>P-ISSN : <a title="P-ISSN" href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1433909297&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2460-1225</a></strong>.</p> </div> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> STKIP Modern Ngawi en-US Jurnal Pendidikan Modern 2460-1225 Pengaruh Penggunaan Pendekatan Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemampuan Menyusun Kalimat Bahasa Indonesia http://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/115 <p>Keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilaksanakan di kelas dapat diindikasikan dari model pembelajaran tersebut. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengarahkan siswa untuk mampu mengidentifikasi permasalahan, mencari pemecahan, menyimpulkan hasil serta mempresentasikannya sehingga mencapai prestasi belajar yang maksimal adalah model pembelajaran kooperatif <em>Teams Games Tournament</em> (TGT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Teams Games Tournament </em>(TGT) terhadap kemampuan menyusun kalimat Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Al- Azhar Kedunggalar. Penelitian dilaksanakan di SD Al-Azhar Kedunggalar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Populasi yang menjadi sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SD Al-Azhar Kedunggalar yang berjumlah 32 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik <em>Quantum Sample</em>. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan beberapa uji, yang meliputi uji normalitas data, uji homogenitas data, dan uji anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan tingkat menyusun kalimat dengan menggunakan model pembelajaran <em>Teams Games Tournament</em> (TGT) kelas V SD Al-Azhar Kedunggalar. Berdasarkan simpulan hasil penelitian tersebut, peneliti menyampaikan saran kepada siswa agar mempertahankan dan meningkatkan prestasi belajar dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, dengan memanfaatkan dan memaksimalkan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran <em>Teams Games Tournament</em> (TGT). Guru sebaiknya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia selanjutnya. Hendaknya kepala sekolah mampu berkoordinasi dengan guru agar berbagai permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah bisa segera teratasi.</p> Uci Ulfa Nur Afifah Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Modern 2020-09-15 2020-09-15 6 1 1 12 10.37471/jpm.v6i1.115 Penggunaan Alat Peraga Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Penguasaan Materi Pembelajaran Matematika http://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/118 <p>Untuk bisa mempelajari matematika dengan baik, kita perlu mengerjakannya yakni menggambarkan sesuatu dengan cara sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkannya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak 3 putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Karangtengah Prandon 2 dengan jumlah siswa 8 laki-laki dan 6 perempuan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, data aktivitas siswa dalam pembelajaran serta data pengelolaan pembelajaran. Dari hasil analisis di dapat bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu rata-rata nilai disiklus I : 7,0 dengan prosentase ketuntasan belajar hanya 70,6 %. Sedangkan nilai rata-rata disiklus II : 8,1 dengan prosentase ketuntasan belajar 81,47%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan alat peraga dapat berpengaruh positif terhadap motivasi siswa kelas IV SDN Karangtengah Prandon 2, serta metode ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Matematika di SD</p> Hardik Susilo Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Modern 2020-09-16 2020-09-16 6 1 13 21 10.37471/jpm.v6i1.118 Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Cooperative Learning Dengan Media Proyeksi LCD Pada Keterampilan Mendengarkan http://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/119 <p>Setelah diadakan observasi di kelas V SDN Karangtengah 4 ditemukan permasalahan hasil ulangan formatif mata pelajaran Bahasa Indonesia pada keterampilan mendengarkan masih ada 50 % siswa yang nilainya di bawah KKM yaitu 70. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis cara meningkatkan hasil belajar kelas V SDN Karangtengah 4 pada keterampilan mendengarkan melalui model <em>cooperative learning</em> dengan media proyeksi LCD. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN Karangtengah 4 Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi. Dengan sasaran mata pelajaran Bahasa Indonesia. Rencana perbaikan pembelajaran ini menggunakan PTK. Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar siswa kelas V SDN Karangtengah 4 setelah diterapkan model <em>cooperative learning</em> dan media proyeksi LCD dalam pembelajaran, dari pra siklus yang mendapat 50 % kemudian siklus 1 &nbsp;73 % lalu siklus 2 100 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model cooperative <em>learning</em> dan media proyeksi LCD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Karangtengah 4 Kecamatan Ngawi pada keterampilan mendengarkan.</p> R Wiwik Sulistiyani Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Modern 2020-09-16 2020-09-16 6 1 22 35 10.37471/jpm.v6i1.119 Analisis Model Pembelajaran SQ3R Dalam Meningkatkan Membaca Pemahaman Siswa SD http://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/122 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model pembelajaran <em>Survey, Question, Read, Recite, Review</em> (SQ3R) guna meningkatan membaca pemahaman siswa. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode meta analisis. Penelitian ini diawali dengan merumuskan masalah penelitian, mencari data atau jurnal yang relevan untuk dilakukan analisis. Dari penelusuran diperoleh hasil data penelitian 10 artikel yang relevan. Yaitu 8 artikel Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan 2 artikel kuantitatif (eksperimen). Pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diperoleh hasil rata-rata ketuntasan hasil belajar sebesar 87,71 %. Sedangkan pada penelitian kuantitatif (eksperimen) didapatkan hasil bahwa SQ3R berpengaruh terhadap membaca pemahaman siswa dibuktikan dengan hasil uji t kedua penelitian dengan skor <em>t<sup>1</sup></em> = 2,212, <em>t<sup>2</sup></em> = 6, 29 dengan diperoleh rata-rata 4,251 sehingga disimpulkan bahwa nilai t hitung &gt; <em>t</em> tabel. Jadi dapat disimpulkan pemakaian model pembelajaran SQ3R berhasil meningkatkan belajar siswa.</p> Dwi Hilana Yesika Fitroh Setyo Putro Pribowo Kunti Dian Ayu Afiani Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Modern 2020-09-30 2020-09-30 6 1 36 46 10.37471/jpm.v6i1.122 Efek Implementasi Tgfu (Teaching Game For Understanding) Terhadap Peningkatan Keterampilan Bermain Bolavoli http://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/124 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1. Keefektifan aplikasi implementasi Teaching Game for Understanding (TGfU) dalam mengajarkan keterampilan bermain bolavoli. 2. Membandingkan implementasi Teaching Game for Understanding (TGfU) dengan pembelajaran Konvensional terhadap peningkatan keterampilan bermain bolavoli pada siswa kelas X SMK Modern Ngawi. Penelitiani ini merupakan penelitian eksperimen kuasi (PEK). Penelitian dilaksanakan dengan desain Pretest-Postesti NonEquivalent Control Group. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK Modern Ngawi yang berjumlah 40 siswa. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 20 siswa dan kelompok eksperimen sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes keterampilan bolavoli Strand and Wilson. (1993: 136-141), tes membuat keputusan taktik dan pelaksanaan keterampilan yaitu dengani GPAI (Game Performance Assesment Instrument) dan lembar observasi atau lembar pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Dari analisis perbandingan ketuntasan belajar untuk hasil skor posttest dalam kelompok eksperimen ada 18 siswa yang tuntas, sedangkan dalam kelompok kontrol hanya ada 14 siswa dari 20 siswa. Dengan demikian maka TGfU efektif untuk membelajarkan keterampilan bermain bolavoli. Dari segi produk, atau peningkatan keterampilan bermain bolavoli juga menunjukan bahwa pembelajaran bolavoli dengan penerapan TGfU lebih baik dari pada secara konvensional. Berdasarkan hasil uji kesamaan dan uji kesejajaran ternyata dua model regresi linier tidak sama, namun sejajar. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil peningkatan keterampilan bermain bolavoli antara pendekatan TGfU dengan pendekatan konvensional. Dari ratarata hasil tes akhir siswa yang belajar dengan pendekatan TGfU adalah 163 sedangkan rata-rata test akhir siswa yang belajar dengan pendekatan konvensional adalah 159. Hal ini menunjukkan bahwa hasil peningkatan keterampilan bermain bolavoli dengan pendekatan TGfU lebih baik dibanding pendekatan konvensional.</p> Aba Sandi Prayoga Andri Arif Kustiawan Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Modern 2020-09-30 2020-09-30 6 1 47 54 10.37471/jpm.v6i1.124 Efektifitas Small Group Discussion Dengan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19 http://ejournal.stkipmodernngawi.ac.id/index.php/jpm/article/view/125 <p>Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak yang luar biasa terhadap seluruh aspek kehidupan terutama dalam bidang pendidikan. Dampak nyata dalam bidang pendidikan adalah terhalangnya pembelajaran tatap muka dikarenakan pembatasan sosial berskala besar dan <em>social distancing </em>yang dihimbaukan oleh pemerintah. Hal tersebut mempengaruhi proses pembelajaran yang semula tatap muka menjadi pembelajaran daring. Masalah yang timbul adalah kebutuhan akan jaringan internet dan paket data yang memadai, selain itu kualitas pembelajaran yang belum didukung dengan perangkat yang mencukupi mengakibatkan menurunnya minat belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mgengetahui tingkat efektifitas <em>Small Group Discussion </em>dengan<em> model Problem Based Learning </em>dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan deskriptif kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar kelas 4, 5, dan 6 dengan jumlah 30 orang dengan instrumen penelitian berupa angket dan lembar observasi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 94% siswa memberikan respon positif dengan adanya sistem pembelajaran <em>Small Group Discussion </em>dengan<em> model Problem Based Learning. </em>Mereka merasa terbantu dengan sistem pembelajaran ini dan minat belajar mereka meningkat. Dari analisis data, tingkat efektifitas menunjukkan 96%. Kesimpulannya, pembelajaran dengan metode <em>Small Group Discussion </em>dengan<em> model Problem Based Learning </em>dinyatakan efektif sebagai metode pembelajaran di masa pandemi Covid-19</p> Sofyan Susanto Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Modern 2020-09-27 2020-09-27 6 1 55 60 10.37471/jpm.v6i1.125